Rabu, 26 Januari 2011

Salman Khan Story

Salman Khan (Sal Khan) bisa memasukkan nama Bill Gates sebagai salah satu penggemarnya. Serius, ini Bill Gates orang terkaya di dunia. Khan bukan jawara Lembah Silikon, seperti Mark Zuckerberg yang menemukan Facebook atau Andy Rubin yang membuat Google bangkit dengan Android. Khan cuma seorang guru. Khan menghabiskan waktunya di sebuah bekas toilet mini yang ia sulap menjadi studio rekaman sekaligus perpustakaan. Ruangan berukuran 1,5 x 2 meter itu adalah think thank yang dia sebut: bgC3. Di ruang sesak inilah Khan menghabiskan waktunya bersama dua komputer, headphone di telinga, kaus tidur dan piyama, menunggu siang sambil membaca buku atau membuat video. "Orang ini luar biasa," kata Gates dalam surelnya. "Dia mengerjakan banyak hal dengan sumber daya yang amat terbatas." Mengapa Khan begitu dikagumi Bill Gates? Gates dan anak laki-lakinya yang berumur 11 tahun, Rory, terpana oleh video-video pendidikan bikinan Khan, dari video aljabar sampai biologi. Yang membuat kagum Gates adalah sosok Khan yang meninggalkan dunia gemerlap sebagai manajer investasi beralih menjadi guru yang mendidik jutaan orang lewat video Internet. Dikontrakannya yang sempit di Lembah Silikon itulah guru digital ini membikin tutorial video. Hebatnya, semua itu dikerjakannya sendiri, mulai dari menyusun materi, memvideokan, hingga menjadi guru sekaligus. Khan sebenarnya adalah lulusan MBA (master business of administration) Universitas Harvard. Dulu dia manajer keuangan. Tapi hidupnya kini dia serahkan ke dunia pendidikan, yang dia sebut Khan Academy (http://khanacademy.org/). Di Khan Academy itu, dia adalah satu-satunya guru. Dia bisa mengajar apa saja, dari kalkulus, trigonometri, kimia, fisika, biologi, sampai tentang perang Napoleon, dan pelajaran ekonomi dari pabrik cupcake. Sejauh ini, dari bekas toilet itu, dia telah menciptakan 1.630 tutorial dan ditonton oleh 70 ribu orang per hari. Angka itu nyaris dua kali lipat jumlah mahasiswa Harvard plus Universitas Sanford. "Jumlah pengunjung tertinggi mencapai 200 ribu orang," kata Khan. Sebuah kesungguhan dan ketulusan yang membuat banyak orang iri, termasuk Bill Gates. "Keindahan dari pengajaran Khan adalah konsistensi dia," ujar Gates. Seperti entrepreneur hebat lainnya, Khan terjun di dunia pendidikan tanpa sengaja. Dia lahir dan besar di New Orleans. Khan putra imigran berdarah Bangladesh dan India. Di bangku kuliah, Khan adalah bintang. Dia punya tiga gelar dari universitas ternama di Amerika Serikat: MBA dari Harvard, bachelor of science bidang matematika dari Massachusetts Institute of Technology (MIT), serta bachelor dan master dari MIT untuk bidang kelistrikan. Dia sempat menjadi presiden kelas di MIT. Khan jatuh cinta kepada kegiatan mengajar setelah ia menjadi guru sukarelawan untuk anak-anak Brookline. Ini adalah anak-anak yang mengalami sindrom attention deficit disorder, yang kesulitan memusatkan fokus perhatian. Dia juga tersentuh ketika keponakannya, yang kelas VII, bertanya soal konversi berat dalam kilogram. Khan pun mulai membuat tutorial dengan menggunakan teknologi yang sederhana. Ia hanya menggunakan software Yahoo Doodle dan Microsoft Paint berteknologi rendah untuk membuat sketsa, dengan latar belakang hitam dan garis-garis berwarna cerah dan persamaan ketika ia bekerja melalui penjelasannya. Video pertama yang ia buat adalah pelajaran mengonversi gram untuk kilogram yang awalnya hanya ditujukan bagi sepupunya itu. Sejak itulah kecanduan mengajar di sekolah online dimulai. Khan mulai membuat tutorial dengan menulis program JavaScript sendiri. Dia bekerja di sela-sela waktu istirahatnya sebagai manajer investasi, di antara waktu main bola. Lalu dia rekam dalam bentuk video dan diunggah ke YouTube. Khan akhirnya benar-benar hidup untuk akademinya setelah mendapat pesangon US$ 1 juta (Rp 9 miliar). Uang itu dia sebut Khan Capital, yang digunakan untuk membiayai hidupnya dengan investasi. Khan berkukuh tak mau mengkomersialkan situsnya. "Saya sudah punya dua mobil Honda, istri yang cantik dan anak yang hebat, serta rumah," katanya. Tak ada sekat suku bangsa, ruang, apalagi teritorial. Baik yang ada di ujung Samudra Atlantik hingga pedalaman Hutan Amazon, semua diajari Salman Khan lewat sekolah dunia maya miliknya secara cuma-cuma. Bagi sebagian orang, matematika memang sudah seperti momok yang sulit dimengerti, apalagi dikuasai. Perasaan yang sama dialami pula oleh seorang bocah Korea berusia 11 tahun. Tapi, siapa sangka pelajaran yang selalu membuatnya stres tersebut berbalik menjadi pelajaran favoritnya setelah ia membuka situs buatan Salman Khan, www.khanacademy.org. Tidak hanya anak dari Korea, sepasang orang tua di California, AS, tampak tak kuasa meluapkan rasa senang atas kemajuan yang dilakukan anak mereka dalam pelajaran aljabar. "Saya tidak tahu siapa Anda. Tapi dalam pikiran saya, Anda adalah penyelamat. Anak-anak saya benar-benar bersemangat dengan matematikanya. Terima kasih," ucapnya di situs yang dikelola seorang pria yang baru menginjak usia 33 tahun. Khan tak pernah miskin dengan kebaikan. Sebab, pengusaha-pengusaha Lembah Silikon pun membanjiri dia dengan donasi. Indonesia butuh orang-orang baik budi dan tidak sombong seperti dia.

Jumat, 20 Maret 2009

LUMIERE ARY MENGIKUTI KAMPANYE IBU SUKMAWATI SUKARNO










Semarang, 20 maret 2009 --- Ketua Umum PNI M, Ibu DM Sukmawati Sukarno, berkaitan dengan Jadual Kampanye Putaran I untuk PNI Marhaenisme Jawa Tengah, pada hari Jum'at, 20 Maret 2009, melakukan Kampanye PUTARAN I, di daerah DAPIL V Jawa Tengah, meliputi Surakarta, Klaten, Boyolali, dan Sukoharjo. Karea luasnya wilayah, Kampanye di pusatkan di Ds.Wirun, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, dan di Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten. Acara tersebut dihadiri oleh fungsionaris Partai mulai dari Dewan Pimpinan Daerah PNI Marhaenisme Jawa Tengah, yaitu Bpk. Joko Setyo Winantoro, Bpk.A. Lumiere Ary Soetranto, Bpk. Rahmad D. Wijayandaru, Bpk Didik S, dan Bpk Wendy, juga para fungsionaris Dewan Pimpinan Cabang Boyolali, Dewan Pimpinan Cabang Klaten, Dewan Pimpinan Cabang Sukoharjo, dan Dewan Pimpinan Cabang Surakarta, serta para Calon Legislatif dari PNI Marhaenisme, baik Calon Legislatif dari Tingkat DPR RI ( Ibu Lhalita SE), Calon Legislatif dari DPRD Tingkat I (Bpk. Joko Setyo Winantoro, Bpk. Rahmad Wijayandaru, Bpk Didik S, dan Bpk Wendy) , dan Calon Legislatif dari DPRD Tingkat II Dapil V . Acara dimulai pukul 09.00 WIB di Ds Wirun, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, bertempat di Gedung Olah Raga Setempat. Kampanye yang bersifat tertutup dengan tema "SOSIALISASI dan KONSOLIDASI PNI Marhenisme untuk Memenangkan Pemilu 2009" ini selain diisi Orasi - Orasi Politik dari Ibu DM Sukmawati Sukarno, juga diisi Orasi Politik dari Ketua Dewan Pimpinan Daerah PNI Marhaenisme Jawa Tengah Bpk. Joko Setyo Winantoro, dan salah Satu Calon Legislatif DPRD I, Bpk. Rahmad D. Wijayandaru, juga dimeriahkan oleh Persada Band yang membawakan Lagu lagu Koes Plus.
Acara bertambah meriah dengan Sumbangan Lagu Perjuangan PNI Marhaenisme dari rekan2 Jawa Timur yang diajarkan langsung oleh Ibu DM Sukmawati Sukarno. ( Foto 1, 2, dan 3 )

Setelah break Sholat Jum'at dilanjutkan dengan acara Pembagian Sembako di daerah Jatinom, Klaten. Perjalanan dari Sukoharjo ke Klaten memakan waktu lebih kurang 2 jam. Acara diadakan di Gedung Serba Guna Jatinom, Klaten. Masyarakat ternyata cukup antusias dan menyambut baik acara tersebut. Dengan sabar, Ibu DM Sukmawati Sukarno, dan Calon Legislatif DPR RI, Ibu Lhalita, SE, membagikan Sembako ke Masyarakat yang Membutuhkan. Panwaslu juga terlihat mengabadikan acara ini. Acara berakhir pukul 16.00 WIB. ( Foto 4, 5, dan 6 ) .

Ibu DM Sukmawati Sukarno bertolak ke Bandara Adisumarmo, sedangkan yang lainnya tetap di tempat karena dilanjutkan dengan Konsolidasi Partai Nasional Indonesia Marhaenisme Jawa Tengah Demi Pemenangan PEMILU 2009, dipimpin Bpk. Joko Setyo Winantoro , selaku Ketua DPD PNI M Jawa Tengah, hingga puluk 17.00 WIB ( L.A. )

Selasa, 10 Maret 2009

Leaders Club Week End, Bukit Surya, Kaliurang, 7-8 maret 2009


Leaders Club Week End kali ini berlangsung dari tanggal 7 Maret 2009 sampai 8 maret 2009. Tempat masih di Hotel Bukit Surya, kaliurang.

Pemampatan waktu yang biasanya 3 hari menjadi 2 hari membuat materi di 'press'... jadi sangat melelahkan.

Untungnya pada malam harinya, ada pemutaran film 'Kungfu Panda'.... Selain kocak, ternyata banyak nilai nilai filosofis yang luar biasa bagusnya di film tersebut, antara lain : Kekuatan Impian; Pencarian 'Hot Button'; Dimana ada Niat, PASTI Bisa tanpa melihat postur, latar belakang, dll ;

Banyak informasi informasi dan cara2 baru mengenai Merchandising, bagaimana mempunyai bisnis yang kuat, Bagaimana melihat perspektif "Begins with The End in Minds".......

Cya next year with Our New Levels....... Go Diamond.... !!!

Selasa, 10 Februari 2009

Reuni SMA Kolese Loyola Angkatan 1990


ANOTHER SMALL REUNION....
Keluarga Eks Kolese Loyola Angkatan 1990, kumpul2 kembali di Semarang, tanggal 29 Desember 2008. Route perjalanan dimulai dari almamater tercinta SMA Kolese Loyola dan diteruskan ke RM S Food GAMA. Mereka yang dateng antara lain : Lumiere Ary, Bambang Rahardjo Munadjat, Bambang Modesianto, Arie Bentek,Widodo, Ronald,Bambang Tandu, Yance,Ance Mariawan,Rudy Pesek, Eddie Mos,
Bayu Wardhana, Wardi, Hardiman,Daniel Yuliawan, Hwa Tik, Bob, dll. Beberapa dengan istri masing-masing, antara lain Bambang dtg dg Lia dan anaknya yang cantiq.... Salah satu hasil reuni, KEKL 1990 akan mengadakan Reuni Akbar tahun 2010 YAD. Cya all on Our BIG REUNION PARTY in 2010.....

Reuni SMP PL Domenico Savio angkatan 1987


Setelah sekian lama tidak berjumpa, tepatnya sejak 1987, akhirnya beberapa teman2 lulusan SMP Pangudi Luhur Domenico Savio tahun 1987 memutuskan untuk bertemu, sekedar reuni kecil2an. Bertempat tinggal di Sea Food Gama, Jl. MT. Haryono, Semarang, pada tanggal 30 Desember 2008. Memang gak banyak yang datang, hanya Lumiere Ary, Albertus Martanto, Christianus Widya Utomo, Pratondo W.Y., Bambang Modesianto, Swandito, Amelia Widyasari, Sekar mustikapeni, Bambang R. Munadjat, Indah W, Ratri S, Donny Nugroho, dan Donny.

It's Okay, Next Time will be Better,....

Cya Next Time Guys... Nice to Meet U Again..

Minggu, 04 Januari 2009

Leadership Seminar November 2008


Foto ini diambil pada saat Leadership Seminar yang diadakan oleh Network 21 Indonesia, di Akpol, Semarang, 21-23 Nopember 2008 yang lalu.

Kami berhasil foto bersama Founders Double Diamond Johannes dan Roma Simatupang setelah lolos challenge Silver Ribbon ( membawa 6 orang ke Leadership Seminar saat itu ). Pada saat itu kami mencapai Gold Ribbon ( membawa 9 orang ke Leadership Seminar ).

Go Diamond .. !!

Rabu, 19 November 2008

RENUNGAN Ku

20 November 2008 , 00.00

Pada saat itu sudah 37 tahun kulalui perjalanan hidupku di dunia ini..

Begitu banyak pengalaman yang kulalui, begitu banyak kendala yang harus aku pecahkan.

Mulai dari yang ringan, hingga yang betul-betul menguras tenaga dan energi. Mulai dari fisik hingga Mentl.

Sampailah aku di saat ini. Puji Tuhan semuanya berlalu dengan begitu Indah....

Ku songsong masa depan dengan lebih percaya diri, lebih Fokus, untuk menggapai Cita dan Karsa..

Jumat, 14 November 2008

Pelantikan Pengurus PDDI Kota Semarang


Bertempat di Gedung Balaikota Semarang, Lantai 8, pada tanggal 10 November 2008, pukul 10.00 WIB, saya dan beberapa rekan lainnya dilantik sebagai Pengurus Perhimpunan Donor Darah Indonesia (PDDI) Kota Semarang, periode 2008-2013. Pelantikan dilakukan oleh Ketua PDDI Prov. Jawa Tengah Prof.Dr.Ir.Budi Prayitno,MSc, dan dihadiri oleh Wakil Walikotamadya Semarang, Bpk. Ir.Mahfud Ali, MSc, Ketua PMI Cabang Kota Semarang, Bpk. Saman Kadarisman, dan para undangan lainnya. Sebagai suatu Lembaga Sosial yang mempunyai motto "Setetes Darah Anda Dapat Menyelamatkan Hidup Orang Banyak", PDDI Kota Semarang diharapkan semakin banyak menjaring warga masyarakat, khususnya masyarakat Kota Semarang dan sekitarnya, untuk aktif mendonor darahkan diri mereka secara suka rela. Hidup PDDI !

DOMSAV ISSME 2008


Bertempat di SMP PL Domenico Savio, Jl. Dr. Sutomo, Semarang, pada tanggal 26 - 27 Januari 2008 dilaksanakan event yang bernama DOMSAV ISSME Competition 2008. Ajang lomba pengetahuan ISSME ( Indonesian, Science, Social, Mathematics, English ), dengan peserta anak2 Kelas 6 SD se Jawa Tengah. Saya, selaku Event Organizer acara ini, dengan bendera BASKOM Event Organizer, berpartisipasi dalam acara ini didorong semangat cinta almamater ( karena dulu sekolah juga di SMP ini ...).. Semoga ajang seperti ini bisa menjadi event regular untuk 'menjaring' talenta-talenta berbakat. Sukses untuk Domsav !!